Studi Banding Pelatihan Kader Kesehatan

Studi Banding Pelatihan Kader Kesehatan

Randuacir – Kelurahan Randuacir menyelenggarakan Studi Banding pelatihan kader kesehatan untuk masyarakat randuacir. Acara tersebut bertempat di Condong Catur YogyaKarta yang dihadiri oleh Kader kesehatan dan PKK se-kelurahan randuacir. Sabtu (23/11/2019)

Acara studi banding tersebut dibuka oleh Kepala Desa Condong Catur Reno Candra Sangaji. ”Terima kasih kepada kelurahan randuacir. Terima kasih kepada perwakilan warga randuacir yaitu kader kesehatan dan PKK wilayah randuacir yang telah memilih desa condong catur sebagai tempat setudi banding. Tempat kami rata-rata dalam 1 bulan ada 2 kali kunjungan”. Jelasnya

Lurah Randuacir Sumarno, SH menjelaskan. Terima kasih kepada kepala desa condong catur, kepada perangkat desa condong catur, kepada anggota bank sampah apel, dan seluruh warga condong catur yang telah bersedia sebagai tempat setudi banding kami dalam pengelolaan bank sampah. Kami berharap setelah studi banding ini kami perwakilah warga randuacir yaitu kader kesehatan dan PKK randuacir dapat memperoleh wawasan, ilmu dan dapat mengaplikasikan di wilayah randuacir tentang pengelolaan bank sampah tersebut.

“Desa condong catur ini jumlah wilayah 213 RT, 64 RW, 18 Dukuh dan jumlah penduduk sekitar 50.000 jiwa. Perumahan condong catur yang berada di RW 13 sejak tahun 2010 di dirikan bank sampah yang diberi nama APEL. Bank sampah apel dengan anggota 20 orang dan masing-masing warga setor sampah ke bank sampah apel”. Ucap Kepala desa condong catur

Reno candra Sangaji kepala desa condong catur menjelaskan sampah yang sudah ditimbun dipilah sesuai jenisnya. Hasil pilahan tersebut untuk kerajinan dan di proses dengan komposter untuk bahan pupuk. Hasil dari kerajinan yaitu hiasan, pegangan kursi, tas, dompet dan lain-lain untuk kas bank sampah dan dicairkan dalam bentuk uang untuk bayar listrik.

Manfaat adanya bank sampah yaitu lingkungan jadi bersih, indah, asri dan nyaman. Mengurangi limbah sampah dari plastik. Mengikat kreatifitas warga. Meningkatkan kesejahteraan anggota dan warga. Serta menjadi tempat kunjungan dari desa atau kota lain.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *